KEJAHATAN RASISME SEMAKIN BERTAMBAH DI MUKA BUMI!
Seiring dengan berjalannya waktu, kejahatan rasisme di muka bumi ini semakin menjadi-jadi. Hal ini disebabkan oleh banyaknya orang yang terprovokasi oleh orang lain baik melalui media sosial maupun kehidupan nyata. Mereka yang melakukan kejahatan ini memiliki pandangan serta pemikiran yang berbeda dan didukung oleh rasa emosi yang mereka miliki.
Sumber: mediaindonesia.com
Sebuah
kasus yang terjadi saat ini yaitu tindakan rasisme Anti-Asia yang terjadi di
Amerika Serikat. Kejahatan rasisme terhadap warga keturunan Asia ini sudah
sempat terjadi sebelumnya, namun kembali memanas setelah adanya penembakan yang
terjadi di sebuah panti pijat yang berada di Atlanta.
Berdasarkan
liputan6.com kejadian tersebut
menimbulkan 6 korban tewas yang dimana korban tersebut merupakan wanita
keturunan asia. Hal ini juga memicu kekhawatiran yang timbul bagi setiap
anggota dari komunitas Asia-Amerika.
Sebelumnya
juga sempat terjadi kasus rasisme terhadap warga kulit hitam di Amerika
Serikat. Kasus tersebut membuat hampir seluruh warga Amerika Serikat melakukan
aksi di depan Gedung Putih. Bahkan hampir seluruh masyarakat di dunia ikut
serta dalam melakukan aksi tersebut untuk mendapatkan keadilan bagi warga kulit
hitam.
Jika dilakukan
analisis lebih jauh, hingga saat ini sudah banyak sekali kasus rasisme yang
terjadi baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Bentuk rasisme yang
dilakukan sudah sangat tidak wajar bahkan hingga merenggut nyawa. Kejahatan ini
tidak bisa dibiarkan terus berlanjut karena jika disepelekan dapat merusak
sebuah demokrasi bangsa.
Terdapat
beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi kejahatan rasisme,
diantaranya yaitu:
1. Jika
menerima sebuah informasi, jangan mudah percaya dan mudah terpengaruh oleh
orang lain. Tidak menutup kemungkinan bahwa sebuah informasi yang diterima
mengandung unsur hoax. Apalagi jika
informasi tersebut disebar melalui media sosial, siapa saja bisa mengubah
informasi tersebut dan menyebarkannya dengan mudah.
2. Melakukan
pencarian terhadap informasi tersebut untuk membuktikan apakah sesuai dengan
kenyataannya atau tidak. Dengan melakukan penelitian tersebut juga dapat
menambah pengetahuan terhadap diri sendiri.
3. Memposisikan
diri sendiri sebagai orang lain dan merasakan bagaimana rasanya jika menjadi
bagian dari golongan tersebut. Jika seseorang jadi korban dalam tindakan rasisme,
ia akan merasa khawatir karena hidupnya terancam akan sebuah kekerasan. Dalam
dunia ini, tidak ada orang yang ingin hidupnya terancam dan semua pasti ingin
hidupnya aman dan merasa bahagia.
4. Saling
mengingatkan kepada orang lain bahwa tidak boleh asal percaya terhadap sebuah
informasi yang berada di media sosial.
Sebagai
penerus bangsa yang memiliki peran sebagai agent
of change harus bisa meminimalisir jenis kejahatan yang akan terjadi di
muka bumi. Tindakan tersebut juga dapat menyelamatkan masa depan bangsa agar
tidak hancur.
Apalagi saat ini jenis kejahatan yang sudah terjadi tidak hanya rasisme, namun masih banyak kejahatan lainnya yang menimbulkan banyak korban. Apabila para agent of change tidak melakukan perannya, maka akan semakin banyak lagi korban dari kejahatan yang dilakukan oleh orang di muka bumi ini.

Komentar
Posting Komentar